PENGARUH PENGERINGAN DAN LAMA MASERASI DENGAN PELARUT GANDA ETANOL DAN HEKSANA TERHADAP SENYAWA BIOAKTIF DAGING BIJI PALEM PUTRI (VEITCHIA MERILLII)

Ghali Ghazian Al Hazmi, Harijono Harijono

Abstract


Palem Putri (Veitchia merilli) atau lebih dikenal dengan Christmas Palm merupakan tanaman famili Araceae yang memiliki banyak manfaat karena kaya akan kandungan senyawa bioaktif. Kandungan senyawa bioaktif dari palem putri bergantung pada beberapa faktor seperti pengaruh pengeringan dan lama waktu ekstraksi. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 2 faktor, pengaruh pengeringan (segar dan kering) dan lama waktu maserasi (24, 36, dan 48 jam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pengaruh pengeringan dan lama waktu maserasi berpengaruh nyata (α= 0.05) terhadap rendemen fraksi etanol dan fraksi n-heksana, total fenol, total flavonoid, kadar saponin dan aktivitas antioksidan. Hasil perlakuan terbaik diperoleh dari daging biji palem putri kering dengan lama waktu maserasi 36 jam yang memiliki rendemen fraksi etanol sebesar 10.8% bk, rendemen ekstrak heksana 1.04% bk, total fenol 196.15 mgGAE/gram bk, total flavonoid sebesar 102.21 mgQE/gram bk, kadar saponin sebesar 1.57% bk, aktivitas antioksidan sebesar 64.49%, dan total karotenoida sebesar 0.03 µg/gram.

 

Kata kunci: Maserasi, Palem putri, Pengaruh pengeringan, Senyawa bioaktif

 


Keywords


Maserasi; Palem putri; Pengaruh pengeringan; Senyawa bioaktif

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.