KARAKTERISTIK SENSORIS WINE COFFEE DAN NATURAL COFFEE ARABIKA AMPELGADING

Authors

  • Jaya Mahar Maligan Agricultural Product Technology Department, Agricultural Technology Faculty, Brawijaya University
  • Reza Luckyvianto Ramadhan Departemen Ilmu Pangan dan Bioteknologi FTP Universitas Brawijaya
  • Regita Prihatiningtyas Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.21776/ub.jpa.2022.010.04.6

Keywords:

Arabika Ampelgading, Fermentasi, Karakteristik, Kopi natural, Kopi wine

Abstract

Data BPS menunjukkan,  kopi yang diproduksi untuk petani rakyat Indonesia akan meningkat dari tahun 2016 hingga 2018, dengan rata-rata produksi sebesar 667,3 ton. Jenis kopi yang populer adalah robusta (Coffea canephora) dan arabika (Coffea arabica L.). Produksi tertinggi mencapai 81% dari total produksi kopi Indonesia disumbang oleh kopi robusta, selebihnya yaitu kopi arabika. Wine Coffee yaitu kopi pilihan yang telah dipetik tanpa mengupas kulitnya kemudian difermentasi dalam waktu lama, dan minuman tersebut memperoleh aroma dan rasa yang mengingatkan pada wine. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik sensoris (cita rasa) pada berbagai metode pasca panen yaitu natural dan wine kopi. Seluruh penilaian karakteristik seduhan kopi berdasarkan cita rasa nya dikerjakan panelis terlatih. Karakteristik cita rasa wine coffee berdasakan hasil penilaian memiliki total skor dan penilaian semua karakteristik cupping yang lebih tinggi dibanding kopi proses natural.

 

References

DAFTAR PUSTAKA

Anonymous. 2015. Flavour demo formulas retrieved from http://www.thegoodscentscompany.com. Tanggal akses : 13/10/2022

Anwar, I. et al. (2012) ‘Perancangan Indonesian Coffee Center Milik Pusat Penelitian Kopi Dan Kakao Di Jember , Jawa Timur’, Jurnal Tingkat Sarjana bidang Senirupa dan Desain PERANCANGAN.

Afrizon dkk. 2015. Teknik Panen Pengolahan Kopi. Bengkulu: BPTP.

Bhumiratana, N., K. Adhikari, and E.

Chambers. 2011. Evolution of sensory aroma attributes from coffee beans to brewed coffee. LWT Food Science and Technology 44: 2185-2192.

Cecilia, K., K. Glanton, M. Simon, B. Renaud, and N. Fredrick. 2012. Volatile organic compounds in brewed Kenyan arabica coffee genotypes by solid phase extraction gas chromatography mass spectrometry. Food Science and Quality Management 8: 18-22

Dairobbi, A., Irfan, I. and Sulaiman, I. (2018) ‘Kajian Mutu Wine Coffee Arabika Gayo’, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 3(4), pp. 822–829. doi: 10.17969/jimfp.v3i4.5426.

Edowai, D. N. and Tahoba, A. E. (2018) ‘Proses produksi dan uji mutu bubuk kopi arabika (coffea arabica L) asal kabupaten Dogiyai, Papua’, Agriovet, 1(1), pp. 1–18.

Gutiérrez-Guzmán, N. (2018) ‘A NOVEL TASTING PLATFORM FOR SENSORY ANALYSIS OF SPECIALTY COFFEE’, Coffee Science, 13(3), pp. 401–409.

Lin, C. C. 2010. Approach of improving coffee industry in Taiwan promote quality of coffee bean by fermentation. The Journal of International Management Studies 5 (1): 154-159.

Muchsin, A. A. (2018) ‘DAYA SAING KOMODITAS KOPI (Coffea Sp.) DI INDONESIA’, JURNAL MASEPI, 15(2), pp. 2017–2019.

Salmaa Dwiranti, N., Ardiansyah, A. and Asiah, N. (2019) ‘Sensory Attributes of Cold Brew Coffee Products at Various Resting Time After Roasting Process’, Pelita Perkebunan (a Coffee and Cocoa Research Journal), 35(1), pp. 42–50. doi: 10.22302/iccri.jur.pelitaperkebunan.v35i1.349.

Sari, A. B. T., C. Ismayadi, T. Wahyudi, and A. Sulihkanti. 2012. Anaysis of luwak coffee volatile by using solid phase microextraction and gas chromatography. Pelita Perkebunan 28 (2): 111-118.

SCAA, 2015. SCAA Protocols. https://www.scaa.org/PDF/resources/cupping-protocols.pdf. Diakses 1 Desember 2020.

Verawati, I. and Sarifullah, J. (2020) ‘InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Sistem Penunjang Keputusan Produksi Kopi Wine Gayo Menggunakan Algoritma Fuzzy Tsukamoto’, 1.

Widodo, W. E. et al. (2016) ‘Kinerja Alsin Sangrai Kopi Tipe Fluidisasi dan Uji Kualitas Kopi Sangrai’, Jurnal Teknologi Pertanian, 16(2), pp. 117–126. Available at: http://jtp.ub.ac.id/index.php/jtp/article/view/495.

Wilujeng, A. A. T. and Wikandari, P. R. (2013) ‘Pengaruh lama fermentasi kopi arabika (coffea arabica) dengan bakteri asam laktat Lactobacillus plantarum b1765 terhadap mutu produk’, UNESA Journal of Chemistry, 2(3), pp. 1–10.

Downloads

Published

2023-01-10

Issue

Section

Articles