PENGARUH pH NIRA TEBU (Saccharum officinarum) DAN KONSENTRASI PENAMBAHAN KAPUR TERHADAP KUALITAS GULA MERAH [IN PRESS JULI 2014]

Authors

  • Maya Dwi Erwinda Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya
  • Wahono Hadi Susanto

Abstract

Tebu sangat potensial dikembangkan di Indonesia, salah satunya yaitu mengolahnya menjadi gula merah. Kualitas gula merah yang dihasilkan dipengaruhi oleh bahan baku utamanya yaitu nira tebu. Sifat nira tebu mudah rusak karena memiliki pH asam. Cara untuk menghilangkan sifat asam larutan dengan menambahkan bahan yang bersifat basa yaitu kapur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi penambahan susu kapur yang sesuai dan diharapkan gula merah yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK). Data hasil pengamatan dianalisis dengan ANOVA dilanjutkan dengan uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil) atau DMRT (Duncane Multyple Range Test). pH nira tebu dan konsentrasi penambahan kapur berpengaruh terhadap kualitas  fisik,  kimia  dan  organoleptik  gula merah.  Parameter terbaik  kimia  dan  fisik yaitu nira tebu pH 5.5 (± 0.1) dengan konsentrasi penambahan kapur 0.05%, sedangkan gula merah  terbaik  menurut  organoleptik  yaitu nira tebu pH 5.5 (± 0.1) dengan konsentrasi penambahan kapur 0.075%.   Kata kunci: Gula merah, Kapur, Nira tebu, Tebu

Downloads

Published

2013-12-25

Issue

Section

Articles