ANALISIS KEKERABATAN LENGKENG (Dimorcapus longan L.) BALITJESTRO BERDASARKAN KARAKTERISTIK PEMBUNGAAN DENGAN MARKA ISSR

Dwi Esti Prayanti, Joni Kusnadi, Baiq Dina Mariana

Abstract


Pembungaan lengkeng pada umumnya dipacu suhu 15-22oC. Lengkeng dapat diklasifikasikan berdasarkan respon pembungaannya terhadap suhu, yaitu mudah berbunga (sepanjang tahun dan ketika kebutuhan suhu tercapai) dan sulit berbunga (perlu induksi pembungaan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekerabatan 12 aksesi lengkeng berdasarkan tiga karakter pembungaan dengan 12 marka ISSR (Inter Simple Sequence Repeats). Skoring data dilakukan berdasarkan hasil amplifikasi dan dianalisis menggunakan program NTSYS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiripan 12 aksesi lengkeng berkisar 65-94% dan terbagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama memiliki tingkat kemiripan 69.8-94%, terdiri dari 5 aksesi yang mewakili karakter sulit berbunga (perlu induksi pembungaan). Kelompok kedua memiliki tingkat kemiripan 71.8-82.2%, terdiri dari 5 aksesi yang mewakili karakter mudah berbunga (ketika kebutuhan suhu tercapai). Kelompok ketiga memiliki tingkat kemiripan 76.8%, terdiri dari 2 aksesi yang mewakili karakter mudah berbunga (sepanjang tahun). Aksesi yang memiliki kekerabatan terdekat adalah KL 04 dan KL 05 dengan tingkat kemiripan 94%. Marka ISSR yang digunakan berhasil mendeteksi kekerabatan lengkeng sesuai dengan karakter pembungaannya dengan baik.

 

Kata Kunci: ISSR, Kekerabatan, Pembungaan lengkeng


Keywords


ISSR; Kekerabatan; Pembungaan lengkeng

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.