UJI EFEK EKSTRAK AIR DAUN PANDAN WANGI TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH DAN HISTOPATOLOGI TIKUS DIABETES MELLITUS [IN PRESS 2014]

Authors

  • Okky Meidiana Prameswari Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya
  • Simon Bambang Widjanarko

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia serta terjadi perubahan progresif terhadap struktur sel beta pankreas. Pandan wangi merupakan tanaman tropis yang berkhasiat sebagai antidiabetes. Tujuan dari penelitian adalah membandingkan efektivitas antidiabet ekstrak air daun pandan wangi  (EADPW) dengan metformin dan mengetahui senyawa bioaktif yang berperan sebagai antidiabet dalam EADPW. Penelitian disusun dengan Post Test Only Control Group Design menggunakan hewan coba tikus jantan selama empat minggu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok normal, diabetes, diabetes + metformin, diabetes + EADPW 300 mg/kg bb, dan diabetes + EADPW 600 mg/kg bb. Penelitian menunjukkan EADPW mengandung senyawa bioaktif tanin, alkaloid, flavonoid dan polifenol dengan aktivitas antioksidan 66.82%. Berdasarkan uji in vivo didapatkan terapi diabetes dengan obat metformin lebih efektif menurunkan kadar glukosa darah dibandingkan EADPW, namun tidak lebih baik dalam memperbaiki kerusakan jaringan pankreas akibat senyawa diabetogenik aloksan.   Kata kunci: Daun Pandan Wangi, Diabetes Mellitus, Histopatologi Pankreas, Metformin, Penurunan Kadar Glukosa Darah

Downloads

Published

2013-12-06

Issue

Section

Articles