PEMBUATAN VELVA JAMBU BIJI MERAH PROBIOTIK (Lactobacillus acidophilus) KAJIAN PERSENTASE PENAMBAHAN SUKROSA DAN CMC [IN PRESS OKTOBER 2014]

Authors

  • Devrina Nova Maria Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya
  • Elok Zubaidah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi sukrosa dan CMC terhadap sifat fisik, kimia dan mikrobiologi velva jambu biji merah. Dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK), hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa velva, dapat mempertahankan viabilitas bakteri asam laktat (BAL) selama 2 minggu. Total BAL tertinggi terdapat pada velva dengan kombinasi konsentrasi sukrosa 30% dan CMC 1%, yaitu: 7.04 log cfu/ml (0 jam); 9.76 log cfu/ml (24 jam); 8.07 log cfu/ml (minggu ke-0); 7.35 log cfu/ml (minggu ke-1) dan 6.94 log cfu/ml (minggu ke-2). Velva dengan sukrosa 30% dan CMC 1%, merupakan kombinasi perlakuan terbaik pada total asam 6.29%, total gula 57.29%, vitamin C 133.25 mg/100g, pH 4.24. Melalui analisis fisik, tercatat bahwa nilai overrun 15.21% dan kecepatan leleh 2.68 menit/g. Sementara, analisis organoleptik terbaik mencatat adanya konsentrasi sukrosa 30% dan CMC 1% dengan nilai rasa 5.45 (menyukai), tekstur 4.95 (netral), nilai kesukaan warna 5.2 (menyukai) dan nilai kesukaan aroma 4.55 (netral).   Kata kunci: Jambu Biji Merah, Velva, Probiotik, Sukrosa, CMC

Downloads

Published

2014-02-09

Issue

Section

Articles