STUDI KOMPARATIF FRAKSI AIR SUSU IBU PERAH SEGAR DAN BEKU DALAM MENGHAMBAT BAKTERI ENTEROTOKSIGENIK Escherichia coli

Andita Ayu Mandasari, Intan Chairun Nisa

Abstract


Sumber nutrisi utama untuk pertumbuhan dan proteksi bayi yang mengandung makronutrisi, mikronutrisi, dan senyawa bioaktif adalah air susu ibu (ASI). Kegagalan menyusui dialami lebih banyak oleh ibu yang bekerja. Saat ini, pemberian ASI perah beku merupakan solusi alternatif tetapi kemampuan senyawa imunologis ASI perah beku dalam menghambat bakteri penyebab diare mungkin mengalami penurunan. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan dan mengetahui kemampuan fraksi ASI segar dan beku dalam menghambat pertumbuhan bakteri Enterotoksigenik Escherichia coli (ETEC). Penelitian ini menggunakan quasi-experimental design dengan tujuh sampel ASI dengan kondisi empat belas hari pasca melahirkan dan disentrifugasi untuk mendapatkan fraksi supernatan dan pelet. Hasil penelitian ini adalah ada penurunan yang signifikan pada whole milk, supernatan, dan pelet ASI segar maupun beku dalam menghambat pertumbuhan ETEC. Fraksi supernatan pada ASI segar dan beku memiliki kemampuan lebih tinggi dalam menghambat bakteri dibandingkan dengan whole milk dan fraksi pelet.

 


Keywords


ASI; Beku; Enterotoxigenic E coli

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21776/jpa.v7i3.619

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Andita Ayu Mandasari, Intan Chairun Nisa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.