PENGARUH SEDUHAN BUBUK KAKAO LINDAK TERHADAP STRES OKSIDATIF TIKUS WISTAR JANTAN AKIBAT PEMBERIAN MINYAK JELANTAH [IN PRESS APRIL 2014]

Authors

  • Mustika Rohma Wardhani Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya
  • Teti Estiasih

Abstract

  Kakao memberikan efek antioksidan yang dapat meningkatkan aktivitas SOD dan menurunkan kadar MDA darah karena kandungan polifenolnya yang tinggi. Kandungan polifenol tinggi ini didukung oleh penyangraian vakum yang digunakan, sehingga polifenol tidak hilang selama proses penyangraian. Tujuan dari penelitian ini mengetahui efek antioksidan seduhan bubuk kakao terhadap kadar MDA dan SOD  darah pada kondisi stres oksidatif akibat minyak jelantah. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan tersarang (nested design) dengan dua faktor dan lima ulangan, dimana antara kedua faktor tidak ada interaksi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) diikuti uji lanjut BNT dan DMRT (α=0.05). Berdasarkan hasil penelitian, seduhan bubuk kakao 0.25 g/ml memiliki efek antioksidan yang paling baik dengan aktivitas antioksidan sebesar 64.27% dan total fenol sebesar 14582.20 mg/kg, seduhan bubuk kakao 0.15 g/ml memiliki nilai aktivitas antioksidan sebesar 56.7% dan total fenol sebesar 12339.94 mg/kg. Kedua perlakuan memberikan perbedaan signifikan dibanding kelompok stres oksidatif.   Kata kunci : Antioksidan, Bubuk Kakao, Kakao Lindak, Radikal Bebas, Stres Oksidatif

Downloads

Published

2013-12-08

Issue

Section

Articles