PENGARUH KONDISI PENYIMPANAN TEBU PRAGILING DAN PEMBERIAN KONSENTRASI ANTIINVERSI TERHADAP KUALITAS NIRA DAN RENDEMEN SEMENTARA [IN PRESS JANUARI 2016]

Panji Prasetyo, Wahono Hadi Susanto, Sudarma Dita Wijayanti

Abstract


Penundaan penggilingan bahan tebu yang terjadi di implacement mampu menurunkan jumlah produksi gula karena terjadi inversi sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. Diperlukan pemberian antiinversi untuk mencegah reaksi inversi sucrose. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian konsentrasi antiinversi yang tepat pada kondisi penyimpanan di implasement yang terbuka dan teduh, serta berdasarkan lama waktu penundaan penggilingan maksimal (3hari) terhadap kualitas nira dan rendemen sementara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), uji BNT (Beda Nyata Terkecil) dengan taraf kepercayaan 5% atau 1%.  Pemberian antiinversi 3000 ppm dengan kondisi penyimpanan yang teduh merupakan perlakuan terbaik untuk menghambat reaksi inversi dalam nira tebu selama tiga hari penuh. Perlakuan terbaik menghasilkan kadar rendemen terbesar yaitu 11.085%, nilai pH 5.626, jumlah pertumbuhan mikrobadengan tingkat terkecil (log 5.877) dan kadar gula pereduksi yaitu 0.649%.

 

Kata kunci: Kondisi Implacement, Konsentrasi Antiinversi, Nira Tebu, Rendemen Sementara


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Panji Prasetyo, Wahono Hadi Susanto, Sudarma Dita Wijayanti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.