PENGARUH LAMA PENGUKUSAN DAN KONSENTRASI ETIL ASETAT TERHADAP KARAKTERISTIK KOPI PADA PROSES DEKAFEINASI KOPI ROBUSTA [IN PRESS SEPTEMBER 2015]
Abstract
Kopi robusta memiliki kandungan kafein lebih tinggi dibanding varietas kopi lain (1.6 -2.4%). Jika terlampau banyak mengkonsumsi kafein akan menyebabkan sakit maag, insomnia, diuresis, pusing, dan gemetaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama pengukusan biji kopi dan konsentrasi etil asetat terhadap karakteristik kopi pada proses dekafeinasi kopi robusta. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor, yaitu lama waktu pengukusan terdiri dari 3 level (1, 2, dan 3 jam) dan konsentrasi etil asetat3 level (5%, 10%, dan 15%). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA denganuji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) dengan selang kepercayaan 5%. Penentuan perlakuan terbaik digunakan metode Zeleny. Perlakuan terbaik diperoleh pada kopi robusta dengan perlakuan lama pengukusan 2 jam dengan konsentrasi etil asetat15%.
.
Kata kunci: Dekafeinasi, Kopi, Robusta