KARAKTERISTIK PASTA TEPUNG GEMBILI, PATI SAGU DAN KARAGENAN SERTA POTENSINYA SEBAGAI BIHUN [IN PRESS JANUARI 2015]

Mashita Romadhoni, Harijono Harijono

Abstract


Umbi gembili dan pati sagu merupakan potensi lokal yang ketersediaanya melimpah namun pemanfaatannya masih terbatas. Berdasarkan beberapa penelitian, umbi gembili dan sagu memilki amilosa tinggi  yang potensial untuk dikembangkan, salah satunya mie bihun. Karaginan sebagai hidrokoloid dapat memodifikasi reologi dari bahan pangan tersebut. Hidrokoloid diketahui memiliki kemampuan dalam mempengaruhi karakteristik gelatinisasi pati, meningkatkan viskositas, menghambat sineresis, mengontrol mobilitas air (kadar dan aktivitas) dan meningkatkan kestabilan pasta pati terhadap panas dan gaya gesekan. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu, penambahan konsentrasi karaginan pada campuran tepung gembili : pati sagu (80:20) dan STPP 0.3% (b/b). Karaginan yang ditambahakan terdapat 7 level (0; 0.5; 0.6; 0.7; 0.8; 0.9; 1) % (b/b). Campuran tepung gembili : pati sagu (80:20) dan STPP 0.3% (b/b) dengan penambahan karaginan 1% (b/b) menghasilkan karakteristik yang paling menyerupai pasta tepung beras.

 

Kata kunci: Bihun, Gembili, Karaginan, Karakteristik Pasta , Sagu


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2014 Mashita Romadhoni, Harijono Harijono

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.