UJI TOKSISITAS SUBKRONIS SERBUK, EKSTRAK AIR, DAN EKSTRAK PEKAT SUPLEMEN KALSIUM DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) PADA FUNGSI HEPAR DAN GINJAL TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus)

May Ayu Wulandari, Lisa Imroatus Solikhah, Siti Narsito Wulan

Abstract


Daun kelor memiliki banyak potensi seperti tinggi antioksidan, tinggi kandungan vitamin C, β-karoten, mineral terutama zat besi dan kalsium, tetapi keamanan dalam konsumsi daun kelor juga perlu diperhatikan. Daun kelor (Moringa oleifera) mengandung oksalat sebesar 218 mg/100 gr bahan.Asam oksalat dan kristal kalsium oksalat yang ikut terkonsumsi menyebabkan aberasi mekanik saluran pencernaan dan tubulus yang halus di dalam ginjal, Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui spektrum ketoksikan oksalat pada sediaan suplemen serbuk, filtrat cair, ekstrak pekat dosis 1 dan ekstrak pekat dosis 2 daun kelor terhadap kadar enzim alkaline phosphatase (ALP) dalam serum, histopatologi hepar dan histopatologi ginjal. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 4 perlakuan suplemen daun kelor yang berbeda dan 1 kelompok kontrol tanpa suplemen. Diperoleh hasil bahwa perlakuan perbedaan bentuk sediaan suplemen daun kelor tidak berpengaruh nyata terhadap kadar alkali fosfatase serum darah tikus wistar. Kadar alkali fosfatase dari semua kelompok berada pada kisaran normal. Histologi hepar menunjukkan kerusakan yang bersifat reversibel. Histologi ginjal menunjukkan jaringan sel normal pada semua kelompok.

 

Kata Kunci: Daun Kelor, Ginjal, Hepar, Toksisitas Subkronis


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.